Tugas Konsep Data Mining, Tugasnya adalah menjawab tabel keputusan "Play Tennis". Berikut adalah linknya:
Untuk pdf: Versi .pdf
Untuk Word: Versi .docx
Note: Jika file .docx memiliki suatu masalah atau tampilannya yang kurang baik, maka cobalah membuka file .pdf.
Mahasiswa Universitas Gunadarma Jurusan Sistem Informasi NPM : 11117406 Kelas : 3KA24
Minggu, 10 Mei 2020
Selasa, 17 Maret 2020
Kategori Desain Grafis
Kategori Desain
Grafis Secara garis besar, desain grafis dibedakan menjadi beberapa kategori:
1. Printing (Percetakan) yang memuat desain buku,
majalah, poster, booklet, leaflet, flyer, pamflet, periklanan, dan publikasi
lainyang sejenis.
2. Web Desain: desain untuk halamanweb.
3. Film termasuk CD, DVD, CD multimedia untuk promosi.
4. Identifikasi (Logo), EGD (Environmental Graphic Design) : merupakan desain profesional yang mencakup desain grafis, desain arsitek, desain industri, dan arsitek taman.
5. Desain Produk, Pemaketan dan sejenisnya.
2. Web Desain: desain untuk halamanweb.
3. Film termasuk CD, DVD, CD multimedia untuk promosi.
4. Identifikasi (Logo), EGD (Environmental Graphic Design) : merupakan desain profesional yang mencakup desain grafis, desain arsitek, desain industri, dan arsitek taman.
5. Desain Produk, Pemaketan dan sejenisnya.
Sumber:
Definisi & Perkembangan Desain Grafis
Desain Grafis
Desain
grafis adalah suatu bentuk komunikasi visual yang menggunakan gambar untuk
menyampaikan informasi atau pesan seefektif mungkin. Dalam disain grafis, teks
juga dianggap gambar karena merupakan hasil abstraksi simbol-simbol yang bisa
dibunyikan. disain grafis diterapkan dalam disain komunikasi dan fine art.
Seperti jenis disain lainnya, disain grafis dapat merujuk kepada proses
pembuatan, metoda merancang, produk yang dihasilkan (rancangan), atau pun
disiplin ilmu yang digunakan (disain).
Sejarah Desain Grafis
Dalam perkembangan
desain grafis, sudah pasti berkaitan dengan sejarah desain grafis. Berikut merupakan
sejarah desain grafis:
Sejarah desain grafis
tidak dapat dilepaskan dari sejarah perkembangan seni rupa. Karenanya, produk
komunikasi visual tertua yang pernah ditemukan adalah lukisan gua di Lascaux, Perancis, yang diperkirakan
berasal dari 15.000-10.000 SM. Simbol-simbol berbentuk ideogram ini kemudian
berkembang menjadi aksara yang pada masa modern ini rutin kita gunakan di
layar.
Henry Cole menjadi salah
seorang yang paling berpengaruh dalam pendidikan desain di Inggris, ia
meyakinkan pemerintah tentang pentingnya desain dalam sebuah jurnal yang
berjudul Journal of Design and Manufactures. Dia menyelenggarakan The Great
Exhibition sebagai perayaan atas munculnya teknologi industri modern dan desain
bergaya Victoria.
1851, The Great Exhibition Diselenggarakan di taman Hyde London antara
bulan Mei hingga Oktober 1851, pada saat revolusi industri. Pameran besar ini menonjolkan budaya dan
industri serta merayakan teknologi industri dan disain. Pameran digelar dalam
bangunan berupa struktur besi-tuang dan kaca, sering disebut juga dengan Istana
Kristal yang dirancang oleh Joseph Paxton.
Dari tahun 1891 sampai
1896, Percetakan William Morris Kelmscott mempublikasikan buku karya desain
grafis yang dibuat oleh gerakan Arts and Crafts , dan membuat buku dengan
desain yang lebih bagus dan elegan untuk dijual kepada orang-orang kaya. Morris
membuktikan adanya potensi pasar untuk produk-produk desain grafis. Morris juga
mempelopori pemisahan desain grafis dari seni rupa. Karya –karya Morris dan
karya dari pergerakan Private Press secara langsung mempengaruhi Art Nouveau,
dan secara tidak langsung mempengaruhi perkembangan desain grafis pada awal
abad ke 20.
Kata Desain Grafis
pertama kali digunakan pada tahun 1922 di sebuah esai berjudul New Kind of
Printing Calls for New Design yang ditulis oleh William Addison Dwiggins,
seorang desainer buku Amerika.
The signage in the
London Underground adalah contoh desain klasik pada abad modern yang
menggunakan jenis huruf yang dirancang oleh Edward Johnston pada tahun 1916.
Pada tahun 1920, Aliran
konstuktivisme di Uni Soviet melihat seni yang berorientasi individu tidak ada
gunanya bagi Rusia dan membuat sesuatu yang dapat diterapkan di dunia nyata.
Mereka mendesain bangunan, perangkat teater, poster, kain, pakaian, perabot,
logo, menu, dll.
1950, International Style.
International atau Swiss style didasarkan pada
prinsip revolusioner tahun 1920an seperti De Stijl, Bauhaus dan Neue
Typography, dan itu menjadi resmi pada tahun 1950an. Grid, prinsip matematika,
sedikit dekorasi dan jenis huruf sans serif menjadi aturan sebagaimana
tipografi ditingkatkan untuk lebih menunjukkan fungsi universal daripada
ungkapan pribadi.
Perkembangan industi
desain grafis tumbuh seiring dengan perkembangan konsumerisme. Hal ini
menimbulkan kritik dari berbagai komunitas desain yang tertuang dalam First
Things First manifesto yang pertama kali diterbitkan pada tahun 1964 dan
diterbitkan kembali pada tahun 1999 di majalah Émigré. Konsumerisme terus
tumbuh, sehingga terus memacu pertumbuhan ilmu desain grafis. Hal ini menarik
para praktisi desain grafis, beberapa diantaranya adalah : Rudy
VanderLans, Erik Spiekermann, Ellen Lupton and Rick Poynor.
Sumber:
Kamis, 12 Desember 2019
Rangkuman Tulisan 1 & 2 Softskill
Pengertian, ciri-ciri & contoh Sistem Cerdas
v Pengertian
Sistem Cerdas
Sistem
Cerdas adalah kecerdasan yang diciptakan dan dimasukkan ke dalam suatu mesin
(computer) agar dapat melakukan pekerjaan seperti yang dapat dilakukan
manusia.
v Ciri-ciri
Sistem Cerdas:
1.
Dapat berpikir;
2.
Memiliki perasaan.
v Contoh Implementasi
Sistem Cerdas:
1.
Bidang Komputer dan Sains;
2.
Finansial;
3.
Industri;
4.
Telekomunikasi.
Pengertian
& Contoh AI
v Pengertian
Artificial Intelligence
Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence) yaitu
bagian dari ilmu komputer yang mempelajari tentang bagaimana sebuah komputer bisa dibuat dengan
sedemikian rupa agar dapat melakukan pekerjaan sebaik yang dilakukan oleh
manusia.
v Contoh Artificial Intelligence
1.
Google AI-Powered
Predictions;
2.
Aplikasi Ridesharing
Seperti Uber dan Lyft;
3.
Penerbangan Komersial
Menggunakan Autopilot AI;
4.
Voice-to-Text.
Pengertian & contoh Agent Cerdas
v Pengertian Agent
Cerdas
Agen cerdas (Artificial Intelligence) adalah sebuah agen yang menerima persepsi
dari lingkungan dan melakukan tindakan.
ü Percept = Agen menerima sensor dari lingkungan. Keseluruhan
percept yang diterima agen pada suatu selang waktu disebut percept sequence.
ü Action = melakukan hal yang benar. Agen rasional melakukan hal yang benar
berdasarkan percept apa yang ditangkap dan tindakan (action) apa yang diambil.
Tindakan yang tepat adalah tindakan yang akan menyebabkan agen menjadi yang
paling sukses.
ü Environment = segala sesuatu yang dapat dipandang sebagai
entitas pada suatu lingkungan yang mengamati melalui alat sensor dan bertindak
melalui alat aktuator.
ü Goal = adalah tujuan utama yang berusaha dicapai oleh agen (prioritas utama).
Contoh:
1. Agent : Taksi Otomatis
Task Environment :
üPerformance
measure: keamanan, kecepatan, legalitas, kenyamanan perjalanan, keuntungan.
ü Environment:
jalanan, lampu merah, lalulintas, pejalan kaki, cuaca.
ü Actuators:
stir arah, gas, rem, klakson, sinyal kiri/kanan.
üSensors:
kamera, sonar, speedometer, GPS, odometer, accelerometer, mesin sensor,
keyboard.
2. Agent : Medical Diagnosis System
Sebuah agent Medical diagnosis system yang
mendiagnosa pasien secara otomatis. Task Environment :
ü Performance measure:
pasien sembuh, biya murah tidak menyalahi hukum.
ü Environment: pasien,
rumah sakit, suster, dokter.
ü Actuators: layar monitor
(pertanyaan, tes, diagnosa, treatment, petunjuk).
ü Sensors: keyboard
(masukan gejala penyakit, jawaban pasien).
Sumber:
http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/44538/2/naskah%20kecerdasan%20buatan.pdf
Abdul Kadir & Terra Ch. Triwahyuni. Pengenalan Teknologi Informasi. Yogyakarta: Penerbit Andi, 2003.
Andri Kristanto, Kecerdasan Buatan (Sebuah Pengantar), Edisi Pertama. Yogyakarta: Penerbit Graha Ilmu, 2004.
Anita Desiani dan M. Arhami. Konsep Kecerdasan Buatan. Yogyakarta: Penerbit Andi, 2006.
A. Walid Salameh. A Study in Informatics and Control, Vol. 13, No.2, June 200 pp.135.
Senin, 04 November 2019
CONTOH AGENT CERDAS
1.
Agent : Taksi Otomatis
Sebuah agent taksi
otomatis yang menerima penumpang dan mengan-
tarkannya ke tujuan. Task
Environment :
· Performance measure: keamanan, kecepatan, legalitas,
kenyamanan perjalanan, keuntungan.
·
Environment: jalanan, lampu merah, lalulintas, pejalan kaki,
cuaca.
·
Actuators: stir arah, gas, rem, klakson, sinyal kiri/kanan.
· Sensors: kamera, sonar, speedometer, GPS, odometer,
accelerometer, mesin sensor, keyboard.
Taksi Otomatis.
2. Agent : Medical diagnosis
system
Sebuah agent
Medical diagnosis system yang mendiagnosa pasien secara
otomatis. Task Environment
:
· Performance measure: pasien sembuh, biya murah tidak
menyalahi hukum.
· Environment: pasien, rumah sakit, suster, dokter.
· Actuators: layar monitor (pertanyaan, tes, diagnosa,
treatment, petunjuk).
· Sensors: keyboard (masukan gejala penyakit, jawaban pasien).
Medical Diagnosis System.
3. Agent: Robot Pabrik Penjamin Mutu
Sebuah robot yang melakukan pemisahan komponen yang bermutu tinggi pada ban berjalan ke dalam kotak berbeda. Task Environment :
Sebuah robot yang melakukan pemisahan komponen yang bermutu tinggi pada ban berjalan ke dalam kotak berbeda.
· Performance measure: presentase jumlah komponen yang diletakkan pada kotak yang
benar.
·
Environment: ban berjalan, komponen yang diuji, kotak.
·
Actuators: gerak lengan dan tangan robot.
·
Sensors: kamera, sensor fisik.
4. Agent: Interactiv English
Tutor
Sebuah agent tutor yang memberikan
latihan english secara interaktif. Task Environment :
·
Performance measure: nilai skor maksimal.
·
Environment: para siswa.
·
Actuators: laya monitor (latihan, saran koreksi).
·
Sensors: keyboard.
Sumber:
DEFINISI & KONSEP AGEN CERDAS
Pengertian Agent Cerdas
Agen cerdas (Artificial Intelligence) adalah
sebuah agen yang menerima persepsi dari lingkungan dan melakukan
tindakan.Tujuan utamanya adalah untuk menciptakan kecerdasan buatan sehingga
agen tersebut dapat berpikir dan bertindak selayaknya manusia (atau mungkin
lebih baik dari pikiran manusia).
Konsep Agen Cerdas dan
lingkungan
· Agen adalah segala
sesuatu yang dapat dipandang sebagai entitas pada suatu lingkungan yang
mengamati melalui alat sensor dan bertindak melalui alat aktuator.
· Sebagai perbandingan,
agen manusia memiliki alat sensor: mata, telinga, dan organ sensor lainnya;
alat actuator: tangan, kaki, mulut, dan bagian tubuh lain sebagai alat gerak.
· Sedangkan pada agen
robot: kamera dan inframerahi untuk sensor, danlengan, serta berbagai motor
sebagaiaktuator.
· Agen menerima (percept)
sensor dari lingkungan. Keseluruhan percept yang diterima agen pada suatu
selang waktu disebut percept sequence.
Konsep Perancangan Agen
Cerdas
Rasional : melakukan hal
yang benar. Agen rasional melakukan hal yang benar berdasarkan percept apa yang
ditangkap dan tindakan (action) apa yang diambil. Tindakan yang tepat adalah
tindakan yang akan menyebabkan agen menjadi yang paling sukses.
Beberapa hal yang perlu
ditekankan:
· Rasionalitas berbeda dari
omniscience (serba tahu/mengetahui semua dengan pengetahuan tak terbatas).
· Sebuah
agen dikatakan otonom jika perilaku agen ditentukan oleh pengalaman sendiri
(dengan kemampuan untuk belajar dan beradaptasi).
Pengukuran kinerja: Sebuah kriteria
obyektif untuk mengukur keberhasilan suatu perilaku agen. Misalnya, mengukur
kinerja dari agen vacuum-cleaner:
· Jumlah kotoran dibersihkan,
· Jumlah waktu yang dibutuhkan,
· Jumlah listrik yang dikonsumsi,
· Jumlah kebisingan yang dihasilkan, dll.
Pengukuran kinerja haruslah dapat dinyatakan dalam ukuran kuantitatif.
Kata “jumlah” mengindikasikan suatu ukuran kuantitatif/terukur. Untuk setiap
urutan persepsi (percept sequence) yang ada, agen rasional harus memilih
tindakan yang diharapkan untuk memaksimalkan ukuran kinerjanya.
Tujuan (Goal): Setelah menentukan
criteria obyektif (seperti diatas), pilih salah satu tujuan untuk menjadi fokus
utama dari agen. Goal adalah tujuan utama yangberusaha dicapai oleh agen
(prioritas utama).
Konsep utama perancangan agen cerdas/rasional dapat dilakukan dengan
bantuan PEAS yang merupakan singkatan dari:Performance measurement,
Environment, Actuators, Sensors. PEAS harus ditentukan sebelum desain agen
cerdas. Berdasarkan informasi PEAS, kita benar dapat merancang agen untuk
memenuhi tujuan yang ingin dicapai.
Sumber:
Langganan:
Postingan (Atom)

